Tampilkan postingan dengan label Rekayasa Perangkat Lunak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rekayasa Perangkat Lunak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2012

Kualitas Perangkat Lunak

Perangkat lunak merupakan entitas abstrak/intelektual sehingga lebih sulit diukur dibanding entitas fisik karya di rekayasa sipil, elektro, mekanik dan sebagainya. Pengukuran kualitas di rekayasa perangkat lunak meliputi:
  • Kualitas rancangan, pada pengembangan perangkat lunak, kualitas rancangan meliputi spesifikasi kebutuhan, analisa dan rancangan sistem.
  • Kualitas pemenuhan rancangan. Kualitas ini menyangkut implementasi mengikuti rancangan dan menghasilkan sistem yang memenuhi kebutuhan dan kinerja yang dikehendaki berarti kualitas pemenuhan yang dicapai adalah tinggi.

I. Kualitas McCall
McCall memberikan properti kualitas perangkat lunak sebagai berikut: 
1. Operasi Produk
a. Correctness, memenuhi kebutuhan pemakai.
b. Reability, melakukan fungsi dengan hasil yang benar dan konsisten.
c. Efficiency, melakukan fungsi dengan waktu dan memori minimal.
d. Integrity, penggunaan dan perubahan yang terkendali
e. Usability, kemudahan mempelajari dan menggunakan 
2. Revisi Produk
a. Maintainability, pembenaran yang mudah bila ditemukan kesalahan
b. Flexibility, pembenaran yang mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan penambahan fungsi yang baru
c. Testability, pengujian yang mudah dan dapat dilakukan dengan lengkap 
3. Transisi Produk
a. Portability, mudah untuk dikonversi agar beroperasi di platform berbeda.
b. Reusability, pengguanaan komponen-komponen hasil untuk aplikasi lain.
c. Interoperability, pertukaran informasi dengan perangkat lunak lain.
II. Kualitas Bertrand Meyer 
Menurut Meyer, penilaian kualitas perangkat lunak dapat dibagi menjadi 2 faktor, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor di dalam perangkat lunak. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor tampak yang diberikan perangkat lunak. Walaupun faktor internal menentukan kemunculan faktor eksternal, namun patut disadari mengenai faktor eksternal.
Adapun faktor eksternal meliputi;
a. Kebenaran (correctness), perangkat lunak melakukan tugas seperti didefinisi spesifikasinya (perawatan, perbaikan, pemakaian).
b. Ketangguhan (robustness), kemampuan sistem perangkat lunak beraksi secara tepat menghadapi kondisi abnormal.
c. Perluasan (extendibility), kemudahan mengadaptasi perangkat lunak terhadap perubahan spesifikasi.
d. Guna ulang (reusability), kemampuan elemen dapat digunakan pada pembangunan banyak aplikasi berbeda.
e. Kompatibilitas (compatibility), mudahnya perangkat lunak digabungkan dengan elemen-elemen perangkat lunak yang lain.
f. Efisiensi (efficiency), kemampuan menggunakan sumber daya sesedikit mungkin (misalnya memori, bandwith, dll)
g. Portabilitas (portability), kemudahan mentransfer perangkat lunak untuk beragam lingkungan perangkat keras dan perangkat lunak.
h. Kemudahan Penggunaan, kemudahan orang berlatar belakang dan kualifikasi belajar menggunakan dan menerapkan perangkat lunak untuk menyelesaikan masalah.
i. Fungsionalitas (functionality), kemampuan atau fitur sistem.
j. Pewaktuan (timeliness), dirilis saat sebelum atau sesudah pemakai menginginkan.
k. dan kualitas yang lainnya.

Perkenalan Perangkat Lunak

A. Definisi Perangkat Lunak
     Dalam arti sempit perangkat lunak adalah program yang dijalankan di suatu pemroses. Perangkat lunak dalam arti lebih luas terdiri dari program-program yang dieksekusi komputer dalam beraneka ukuran dan arsitektur, dokumen-dokumen berupa hard-copy dan bentuk-bentuk maya, dan data berupa angka-angka dan teks juga representasi informasi gambar, video dan audio.
Perangkat lunak seharusnya merupakan produk yang dirancang dan dibangun lewat aktivitas-aktivitas rekayasa perangkat lunak yang berdisiplin dan sistematis agar dapat dihandalkan untuk mendukung aktivitas manusia sehari-hari. Perangkat lunak seharusnya bukan hasil kegiatan kerajinan yang hasil akhirnya sulit diprediksi.
 
B. Kategori Perangkat Lunak
Menurut Presman, perangkat Lunak dibagi menjadi:
  1. Perangkat Lunak Sistem, kumpulan program untuk melayani program-program lain. Contoh : Operating System, compiler, text editor, device driver.
  2. Perangkat Lunak Waktu Nyata, perangkat lunak yang memonitor/ menganalisa/ mengendalikan kejadian dunia nyata. Contoh : komponen perangkat lunak yang mengumpulkan informasi dari lingkungan eksternal.
  3. Perangkat Lunak Rekayasa dan Sains, perangkat lunak untuk menyelesaikan persoalan rekayasa dan sains. Contoh : Peraangkat lunak untuk Biologi, CAD, simulasi sistem, dll.
  4. Perangkat Lunak Tempelan, perangkat lunak yang berada di ROM untuk mengendalikan produk konsumer dan sistem industri. Perangkat lunak ini mempunyai kemampuan kendali. Contoh : indikator dashboard mobil, kendali digital bahan bakar, dll.
  5. Perangkat Lunak Berbasis WEB, perangkat lunak yang berisi instruksi-instruksi yang dapat dieksekusi (misalnya HTML, Java) dan data (Hypertext, berbagai format visual dan audio) yang menghasilkan halaman WEB, dan ditampilakan di Web Browser.
  6. Perangkat Lunak Kecerdasan Buatan, perangkat lunak (artificial intelegence) menggunakan algoritma non-numerik untuk menyelesaikan persoalan kompleks yang sulit dilakukan secara analisa sederhana. Contoh : sistem pakar, pengenalan pola (citra maupun audio), game.