Tampilkan postingan dengan label Protect. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Protect. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 April 2012

Folder Hidden di Flashdisk

Untuk memunculkan Folder yang di-hidden atau disembunyikan pada flashdisk dan folder system32 Windows harus dilakukan secara manual melalui DOS command prompt dengan perintah attrib.

attrib -r -h -s F:\*.* /s/d

F = drive untuk Flashdisk

atau dengan

- Klik [Start]
- klik [Run]
- Ketik [cmd]
- Tekan tombol [Enter]
- Kemudian masuk ke drive flashdisk, misalnya drive F dengan mengetik F:
- Terus ketik
attrib -s -h /S /D

Dengan perintah tersebut di atas akan memunculkan file-file dan folder-folder yg di hidden, termasuk sub-sub folder di dalamnya serta file2 yang ada.

Kembalikan file ms.word yang disembunyikan oleh virus Decoy.A
- Klik [Start]
- klik [Run]
- Ketik [cmd]
- Tekan tombol [Enter]
- Ketik Attrib –s –h C:\*.doc /s ,
- Tekan tombol [Enter]

Catatan:
Jika anda ingin mengembalikan data ms.word yang ada didrive lain
[contoh: D atau USB] tulis perintah diatas dengan mengganti lokasi drive yang akan diperiksa, dengan format Attrib –s –h %lokasi drive%:\*.doc /s
Contoh :
Attrib –s –h D:\*.doc /s


CARA MENGHILANGKAN VIRUS DAN MENGEMBALIKAN DATA YANG HILANG/TERHIDDEN

1. Install antivirus yang update terbaru
2. Scan computer anda
3. Hapus semua virus
4. Buka Hidden File di explorer
    Caranya :
     - start
     - explore
     - tool
     - folder option
     - klik show hidden files and folders
     - oke
5. Buka command prompt
6. caranya :
     - start
     - run
     - ketik cmd
     - enter
7. Ketik : attrib –r –a –s –h D:*.* /s /d
Note : D adalah drive .
Anda bisa mengganti atau mengubah drive yang mau dikembalikan datanya, misalnya drive C atau E.
Jadinya begini :
attrib –r –a –s –h C:*.* /s /d

atau

attrib –r –a –s –h E:*.* /s /d

8. Dan terakhir tekan enter.
9. Kemudian buka kembali drive dan lihat datanya moga udah kembali datanya yang hilang.
10. Mudah-mudahan virus akan hilang dan data yang terhapus kembali lagi, selamat mencoba.

Rabu, 18 April 2012

Cara menonaktifkan autorun.inf

Banyak Orang yang belum mengerti benar betapa besarnya kemungkinan terkena virus melalui autorun.inf.
Pada mulanya Microsoft membuat fungsi autorun untuk fungsi kemudahan.
Teatapi lama – kelamaan celah atau fungsi ini dimanfaatkan para pembuat
virus. Dengan fungsi ini virus akan segera menyebar ketika sebua device
di hubungkan ke pc atau laptop kita.
Kali ini akan dibahas
sedikit lebih dalam mengenai Autorun.inf, semoga yang sudah tahu
semakin tahu dan yang belum tahu mulai sedikit paham tentang
autorun.inf, baik struktur yang ada didalamnya, manfaat, bahaya dan
cara mematikan autorun.inf.
Autorun atau autoplay merupakan fasilitas di sistem operasi yang berfungsi menjalankan
file
secara otomatis ketika media seperti CD-ROM, DVD-ROM, Flash disk dan
lainnya di masukkan/pasang di komputer. Sehingga ketika berbagai media
tersebut dimasukkan, tanpa kita menjalankan apapun, ada program yang
akan otomatis berjalan sendiri. Fitur ini biasa dimanfaatkan dalam CD
Driver yang disertakan ketika membeli motherboard / VGA. Tetapi saat
ini tidak dipungkiri malah dimanfaatkan sebagai media penyebar virus,
terutama melalui flashdisk. Apalagi dengan penggunaan flashdisk yang
sudah seperti jamur di musim hujan..
Sedangkan file Autorun.inf
sendiri merupakan file yang berisi instruksi tertentu, tentang apa yang
otomatis dijalankan ketika media seperti flashdisk/CD dimasukkan ke
komputer. Instruksi ini dapat berupa perintah untuk menjalankan file
exe.
STRUKTUR AUTORUN.INF
Autorun.inf
hanya berupa text file biasa dan bisa dibuka dengan text editor seperti
notepad. Ada baris-baris kode yang umum dijumpai didalamnya. Sebenarnya
ada beberapa bagian (Key) yang bisa ditulis di autorun,
yaitu
[Autorun],
[Content],
[ExclusiveContentPaths],
[IgnoreContentPaths],
dan [DeviceInstall].
Disini
hanya akan dibahas beberapa struktur [Autorun] saja, karena memang ini
yang sering kita lihat ( selengkapnya bisa di baca disini )
Open
Perintah ini akan otomatis menjalankan file exe yang ada.
Misalnya sebagai berikut
Open=setup.exe ( akan menjalankan file setup.exe yang berada satu direktory dengan autorun /root direktory)
Open=virus\inivirus.exe (akan menjalankan file inivius.exe yang ada di folder virus)
action
Untuk menampilkan nama/pesan ketika muncul Autoplay dialog.
shellexecute
Hampir
sama dengan perintah Open, tetapi bisa juga untuk selain file exe,
termasuk link website dan bisa ditambah dengan parameter sesudah nama
file. Contoh :
shellexecute=http://ebsoft.web.id
action=Kunjungi ebsoft.web.id
icon
Untuk
memberi icon di media yang dipakai (yang berisi autorun.inf). Bisa
menggunakan file .ico, .exe .dll maupun .bmp. Contohnya :
icon=MyProg.exe,1
icon=myicon.ico
label
untuk memberi label (nama) pada media yang digunakan (nama drive CD-ROM atau flashdisk yang berisi autorun.inf tersebut.
label=Flashdisk Hebat
shell
Untuk menampilkan menu ketika klik kanan drive yang bersangkutan. Misalnya contoh berikut :
shell\menu baru=buka file contoh
shell\menu-baru\command=notepad “file-contoh.txt”
shell=menu baru
dengan
kode diatas, maka ketika kita klik kanan drive-nya akan muncul menu
“buka file contoh”. jika baris pertama dihilangkan maka menunya “menu
baru”. dan ketika menu tersebut di klik akan dijalankan notepad dengan
membuka file “file-contoh.txt”. Jadi ketika baris kode tersebut saling
berhubungan. Jika baris 1 da 3 sama-sama digunakan maka baris 3 akan
diabaikan.
Selanjutnya ketika fasilitas Autorun di hilangkan /
di non aktifkan, maka program di open dan shellexecute tidak akan
berjalan secara otomatis. Tetapi label, icon dan menu klik kanan tetap
akan tampil. Agar lebih aman, maka kita bisa me-nonaktifkan fasilitas
Autorun ini. bagaimana caranya ? Berikut penjelasannya :
Berbagai cara Me-nonaktifkan fasilitas Autorun di Windows
• Menekan dan menahan tombol Shift ketika kita memasang/memasukkan Flashdisk/CD-ROM ( tidak berjalan di windows Vista).
• Me-nonaktifkan melalui Registry
• Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc
Me-nonaktifkan Autorun melalui Registry
1. Buka Registry Editor, Start Menu > Run, ketikkan Regedit
2. Buka Key berikut : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
3. Jika ada Key NoDriveTypeAutoRun, maka double klik dan isi nilainya dengan salah satu nilai berikut :
Decimal Hexadecimal Efek yang dihasilkan
181 b5 Autorun tidak berjalan sama ekali untuk semua media
149 95 Autorun hanya aktif untuk CD-ROM / DVD-ROM
177 b1 Autorun hanya aktif untuk flash drive (flashdisk dan sejenisnya)
145 91 Autorun aktif untuk semua media
4.
Jika Key NoDriveTypeAutoRun tidak ada maka buak dengan cara klik kanan,
pilih New > Binary Value. Kemudian beri nama NoDriveTypeAutoRun, dan
isi nilainya ( double klik) dengan nilai diatas.
5. Langkah diatas
hanya berefek di User yang bersangkutan. Agar berefek di semua pengguna
komputer, lakukan hal yang sama untuk Key :
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\
Jika
masih menggunakan Win 9x/ME maka caranya sedikit berbeda. Selengkapnya
bisa dibaca artikel disini. Lebih jauh tentang caranya bisa dibaca juga
artikel berikut : Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc
Ini bisa dilakukan untuk pengguna Windows 2000, Server 2003 dan Windows XP Professional, langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Dari Start Menu > Run, ketikkan gpedit.msc lalu klik OK.
2. Pilih Computer Configuration > Administrative Template dan klik System
3. Di panel Settings, klik kanan Turn off Autoplay dan klik Properties ( di windows 2000, namanya Disable Autoplay)
4. Klik Enabled kemudian pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk
mematikan fasilitas autorun di semua drive.
5. Klik OK, dan tutup window dialog tersebut.
6. Restart Komputer.
Untuk Pengguna Windows Vista, caranya sebagai berikut :
1. Dari Start Menu ketikkan Gpedit.msc di box Start Search lalu tekan enter ( mungkin akan di tampilkan perintah untuk memasukkan password administrator)
2. Di bagian Computer Configuration pilih Administrative Templates lalu pilih lagi Windows Components klik Autoplay Policies
3. Di panel Details, double klik Turn off Autoplay
4. Klik Enabled dan pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk me-nonaktifkan Autorun di semua drive.
5. Restart Komputer.

Cara mengatasi Virus Shortcut

Virus Shortcut, Dah banyak ni bro.., virus itu adalah varian baru dari VBScript ati-ati sama virus yang satu ini, biarpun gak bgitu menganggu tapi kan bkin males.., masa’ tiap kali buka folder mesti ngApus satu-satu.., trus kliatannya juga bikin berat kompie juga, komputer gw barusan aja kena.., and akhirnya ada jalan kluarnya.. Hhe..
Ciri – Ciri :
1. Membuat file induk database.mdb di My Documents
2. Membuat file autorun.inf di setiap Drive, Flash disk, dan folder
3. Membuat file Thumb.db (hati2 tanpa huruf s) di setiap folder
4. Membuat file Microsoft.lnk dan New Harry Potter and….lnk di setiap folder
5. Membuat duplikat setiap folder dengan extensi .lnk
6. Pada task manager terdapat services wscript.exe
Berikut cara-caranya.. :
1. Matikan System Restore.
2. Matikan proses virus wsrcipt.exe (C:\WINDOWS\System32\wscript.exe) Bisa menggunakan Process Explorer atau misc. tool pada HijackThis..
3. Hapus file virus database.mdb di My Documents..
4. Hapus file duplikat virus..
Gunakan fasilitas search pada Windows..
Pada “More advanced options”, pastikan option “Search system folders” dan “Search
hidden files and folders” keduanya terpilih..
Search file dengan nama autorun.inf ukurannya 8 KB
Search file dengan nama Thumb.db ukurannya 8 KB
Search file dengan ekstensi .lnk.lnk ukurannya 1 KB
Hapus semua file yang ditemukan..
5. Hapus registry Autorun yang dibuat virus dengan menggunakan HijackThis..
Cari di bagian HKCU\..\Run: yang berhubungan dengan file database.mdb
Smoga bisa membantu anda sekalian . . .